Jualan di Shopee dan TikTok Shop Wajib Punya NIB?

Berjualan di Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, atau marketplace mana pun tetap mewajibkan Anda memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha). Kewajiban ini melekat pada status Anda sebagai pelaku usaha, bukan pada ada-tidaknya toko fisik.

Kabar baiknya, untuk seller skala kecil prosesnya ringan. Anda bisa mendaftar sebagai pelaku usaha perorangan dengan NIK dan NPWP pribadi. Mayoritas usaha perdagangan eceran daring masuk kategori risiko rendah, jadi NIB langsung berlaku sebagai perizinan berusaha — selesai dalam hitungan jam, tanpa biaya di sistem.

Dan NIB bukan sekadar formalitas. Ia membuka akses ke fitur toko resmi, mempermudah sertifikasi produk, dan menaikkan kepercayaan pembeli.

NIB Menggantikan SIUP

Kenapa Seller Marketplace Termasuk Pelaku Usaha

“Cuma Jualan dari HP” Tetap Kegiatan Usaha

Banyak seller merasa dirinya “bukan usaha beneran”. Alasannya macam-macam: modalnya kecil, dikerjakan sambilan, hanya lewat aplikasi di HP, tidak punya toko fisik, tidak punya karyawan.

Semua itu tidak mengubah statusnya. Kalau Anda menjual produk secara berulang dan menerima penghasilan darinya, secara definisi Anda adalah pelaku usaha — persis seperti pemilik toko di pasar. Yang berbeda hanya mediumnya: etalase Anda digital, bukan berupa ruko.

NIB adalah identitas resmi pelaku usaha dalam sistem OSS, semacam KTP untuk usaha Anda. Karena kewajibannya melekat pada status “berusaha”, tidak ada pembedaan antara yang punya toko fisik dan yang hanya berjualan online.

Persepsi “belum cukup besar untuk mengurus izin” justru sering merugikan seller sendiri, karena membuat mereka menunda sesuatu yang sebenarnya ringan diurus dan bermanfaat sejak dini.

Bedanya dengan Kewajiban Platform

Sering ada kebingungan: “Kalau saya jualan di Shopee, bukankah Shopee yang punya legalitasnya?”

Perlu dipisahkan dua hal yang berbeda:

Legalitas platform adalah urusan Shopee, TikTok Shop, atau Tokopedia sebagai penyelenggara marketplace. Merekalah yang mengurus perizinan sebagai pengelola platform.

Legalitas Anda sebagai penjual adalah urusan Anda sendiri. Anda adalah pelaku usaha yang kebetulan berjualan melalui platform mereka. Legalitas platform tidak menutupi kewajiban legalitas Anda sebagai penjual.

Analoginya seperti pedagang yang menyewa lapak di sebuah mal. Mal punya izinnya sendiri sebagai pusat perbelanjaan, tapi setiap penyewa lapak tetap perlu legalitas usahanya masing-masing. Marketplace adalah “mal digital”, dan Anda penyewa lapaknya.

Manfaat NIB yang Langsung Terasa untuk Seller

NIB bukan cuma soal memenuhi kewajiban agar tidak melanggar. Ada manfaat praktis yang langsung berdampak pada toko Anda.

Akses ke Status Toko Resmi

Marketplace menyediakan berbagai tingkatan status penjual — official store, star seller, mall, dan sejenisnya, dengan nama yang berbeda-beda antar platform. Sebagian status ini mensyaratkan kelengkapan legalitas usaha, termasuk NIB.

Status ini bukan sekadar lencana. Ia memengaruhi:

  • Kepercayaan pembeli — pembeli cenderung lebih yakin membeli dari toko dengan status resmi
  • Visibilitas produk — status tertentu bisa berpengaruh pada penempatan dan promosi
  • Fitur eksklusif — akses ke tools atau program yang tidak tersedia untuk penjual biasa

Buat seller yang serius mengembangkan brand, naik ke status resmi sering jadi tujuan — dan NIB adalah salah satu tiket masuknya.

Kemudahan Sertifikasi Produk

Kalau produk yang Anda jual termasuk kategori yang butuh sertifikasi — kosmetik, pangan olahan, suplemen — legalitas usaha jadi salah satu prasyarat untuk mengurusnya.

Mau mengurus izin edar produk sendiri, atau mendaftarkan merek untuk brand Anda? NIB dan kelengkapan legalitas usaha jadi pintu masuknya. Tanpa itu, sebagian jalur sertifikasi tertutup.

Kredibilitas dan Rekening Usaha

Di luar marketplace, NIB membuka hal-hal lain:

Membuka rekening usaha. Dengan NIB dan dokumen legalitas, Anda bisa membuka rekening atas nama usaha. Ini memudahkan pemisahan keuangan pribadi dan bisnis — kebiasaan yang sangat berpengaruh untuk kesehatan usaha jangka panjang.

Kerja sama dengan supplier dan mitra. Supplier besar, program brand, atau mitra distribusi sering mensyaratkan legalitas usaha sebelum mau bekerja sama.

Akses pembiayaan. Kalau nanti Anda butuh modal untuk ekspansi, legalitas usaha jadi komponen yang dinilai lembaga keuangan formal.

Tabel: Seller Butuh NIB atau Belum?

Situasi AndaWajib NIB?Catatan
Jualan rutin di Shopee/TikTok Shop/TokopediaYaKewajiban melekat pada status pelaku usaha
Jualan lewat media sosial (IG, WA) sajaYaPlatform tidak mengubah kewajiban
Baru mulai, omzet masih kecilYaProsesnya justru ringan untuk skala kecil
Jualan sebagai sambilanYaSambilan tetap kegiatan usaha
Sekadar jual barang bekas pribadi sesekaliUmumnya bukan kegiatan usahaBeda dengan berdagang secara berkelanjutan
Ingin naik status jadi toko resmiYa, dan mendesakStatus resmi umumnya syaratkan legalitas
Mau urus izin edar / daftar merekYa, jadi prasyaratLegalitas usaha membuka jalur sertifikasi

Catatan: pembedaan antara “kegiatan usaha” dan “jual barang pribadi sesekali” bergantung pada keberlanjutan dan tujuan penjualan. Kalau Anda berdagang untuk memperoleh penghasilan secara berulang, Anda pelaku usaha.

Kapan NIB Jadi Benar-Benar Mendesak

Buat seller yang baru mulai dengan omzet kecil, kebutuhan NIB mungkin terasa jauh. Tidak ada salahnya memahami di titik mana ia berubah dari “sebaiknya” jadi “harus sekarang”:

  • Saat Anda ingin naik status jadi toko resmi atau ikut program khusus platform
  • Saat omzet mulai besar dan Anda perlu memisahkan keuangan pribadi dan usaha
  • Saat Anda mau mendaftarkan merek untuk melindungi nama brand
  • Saat produk Anda butuh izin edar dan Anda harus mengurusnya
  • Saat ada tawaran kerja sama dari supplier atau brand yang mensyaratkan legalitas
  • Saat platform memperketat persyaratan untuk penjual dengan volume transaksi tertentu

Masalahnya, kebutuhan ini sering datang mendadak bersama peluang yang harus dijawab cepat. Ada tawaran kerja sama menarik, tapi terganjal karena legalitas belum ada. Ada momentum penjualan yang bisa didorong dengan status toko resmi, tapi statusnya belum bisa diaktifkan.

Mengurus NIB sejak dini membuat Anda siap saat momen itu tiba — bukan tergopoh-gopoh mengurus di detik terakhir sementara peluang menunggu.

Cara Mengurus NIB untuk Seller Online

Kabar baiknya, buat seller skala kecil prosesnya termasuk yang paling ringan.

Jalur Perorangan untuk Seller Kecil

Anda tidak wajib mendirikan PT atau CV lebih dulu. Untuk usaha mikro dan kecil, tersedia jalur pendaftaran sebagai pelaku usaha perorangan — cukup dengan NIK dan NPWP pribadi.

Mayoritas kegiatan perdagangan eceran melalui media daring tergolong risiko rendah. Artinya, begitu NIB terbit, ia langsung berlaku sebagai perizinan berusaha. Tidak ada izin tambahan yang perlu diurus untuk mulai berjualan, dan prosesnya bisa selesai dalam hitungan jam.

Yang Perlu Disiapkan

Sebelum membuka sistem OSS, siapkan:

NIK dan KTP elektronik yang masih berlaku dan datanya sudah terverifikasi.

NPWP pribadi. Kalau belum punya, urus dulu — prosesnya bisa online dan cepat.

Email dan nomor ponsel aktif. Pakai yang benar-benar Anda kuasai sendiri, karena akun OSS akan Anda butuhkan untuk pembaruan data di kemudian hari.

Data alamat usaha. Untuk penjual online yang beroperasi dari rumah, umumnya masih memungkinkan karena kegiatan perdagangan daring cenderung tidak menimbulkan gangguan. Tetap perhatikan kesesuaian dengan ketentuan tata ruang setempat.

Kode KBLI yang sesuai kegiatan jualan Anda.

Perkiraan nilai modal usaha.

Pendaftaran dan penerbitan NIB di sistem OSS tidak dipungut biaya.

Soal KBLI untuk Penjual Online

KBLI adalah kode yang menggambarkan kegiatan usaha Anda, dan penting dipilih dengan tepat karena menentukan tingkat risiko serta izin yang menyertainya.

Untuk penjual online, umumnya relevan kode yang berkaitan dengan perdagangan eceran melalui media daring. Tapi perhatikan beberapa hal:

Sesuaikan dengan apa yang benar-benar Anda jual. Berjualan pakaian, kosmetik, elektronik, atau makanan bisa punya nuansa berbeda. Kalau produk Anda termasuk yang diatur (misalnya kosmetik atau pangan), ada kewajiban lanjutan seperti izin edar yang perlu Anda perhatikan.

Reseller berbeda dengan produsen. Kalau Anda menjual kembali produk orang lain, kodenya cenderung ke perdagangan. Kalau Anda memproduksi sendiri lalu menjualnya, ada dimensi produksi yang perlu dipertimbangkan.

Bisa lebih dari satu. Kalau Anda menjual beberapa kategori produk, Anda bisa mendaftarkan lebih dari satu KBLI — tapi daftarkan yang benar-benar dijalankan, bukan sekadar berjaga-jaga.

Pilih kode yang mencerminkan kegiatan riil Anda, dan baca deskripsi lengkapnya sebelum menetapkan.

Kesalahpahaman yang Sering Terjadi

“Shopee sudah punya izin, jadi saya tidak perlu.”

Keliru. Legalitas Shopee sebagai platform berbeda dengan legalitas Anda sebagai penjual. Keduanya berdiri sendiri.

“Omzet saya masih kecil, belum wajib NIB.”

Kewajiban NIB tidak mengenal batas minimum omzet. Justru untuk skala kecil prosesnya paling ringan, dan mayoritas masuk risiko rendah sehingga langsung berlaku.

“NIB cuma buat yang punya toko fisik.”

Tidak ada pembedaan seperti itu. Kewajiban melekat pada status pelaku usaha, bukan pada bentuk etalasenya.

“Mengurus NIB pasti ribet dan mahal.”

Untuk seller kecil, justru sederhana dan gratis di sistem. Bisa daftar sebagai perorangan dengan NIK dan NPWP, selesai dalam hitungan jam kalau data lengkap.

“NIB terbit berarti semua legalitas online saya beres.”

Belum tentu. NIB adalah dasarnya, tapi tergantung produk Anda, mungkin masih ada yang perlu diurus — izin edar untuk kosmetik atau pangan, misalnya. Cek kebutuhan spesifik sesuai jenis produk Anda.

“Kalau punya NIB, saya jadi wajib bayar pajak besar.”

Punya NIB dan kewajiban pajak adalah dua hal terpisah. Kewajiban pajak mengikuti penghasilan Anda, dan ada skema yang lebih ringan untuk usaha kecil. Punya NIB tidak serta-merta membuat beban pajak melonjak.

FAQ Seputar NIB untuk Seller Marketplace

1. Saya jualan di beberapa marketplace sekaligus. Apakah perlu NIB untuk masing-masing?

Tidak. NIB melekat pada Anda sebagai pelaku usaha, bukan per platform. Satu NIB berlaku untuk seluruh kegiatan usaha Anda, di marketplace mana pun Anda berjualan. Jadi cukup satu NIB untuk semua toko Anda di berbagai platform.

2. Kalau saya cuma dropshipper tanpa stok barang, apakah tetap perlu NIB?

Ya. Dropshipping tetap merupakan kegiatan usaha — Anda menjual produk dan memperoleh penghasilan, meski tidak menyimpan stok sendiri. Statusnya sebagai pelaku usaha sama saja, jadi kewajiban NIB tetap berlaku. Yang perlu Anda perhatikan tambahan adalah memastikan produk yang Anda jual (terutama yang diatur seperti kosmetik) memang legal dan berizin edar.

3. Apakah punya NIB membuat toko saya otomatis kena pungutan tambahan dari marketplace?

Tidak. NIB adalah legalitas usaha yang diterbitkan pemerintah, tidak berkaitan dengan skema biaya atau komisi marketplace. Justru NIB sering jadi syarat untuk mengakses fitur atau status yang menguntungkan Anda sebagai penjual, bukan menambah beban.

4. Bagaimana kalau saya jualan online sambil bekerja sebagai karyawan? Apakah tetap wajib NIB?

Ya, kalau kegiatan jualan Anda berjalan secara berkelanjutan untuk memperoleh penghasilan, itu kegiatan usaha yang mewajibkan NIB — terlepas dari status Anda sebagai karyawan di tempat lain. Keduanya tidak saling meniadakan. Banyak orang menjalankan usaha sampingan sambil bekerja, dan legalitas usahanya tetap perlu diurus.

5. Saya sudah punya NIB, tapi masih pakai KBLI lama padahal sekarang jual produk berbeda. Masalah?

Sebaiknya diperbarui. Kalau kegiatan usaha Anda sekarang berbeda dari yang terdaftar — misalnya awalnya jual pakaian, sekarang jual kosmetik yang punya kewajiban izin edar — ketidaksesuaian ini bisa jadi persoalan, terutama saat mengurus sertifikasi produk atau saat ada verifikasi. Perbarui data KBLI di sistem OSS agar sesuai kondisi riil.

Simpulan

Berjualan di Shopee, TikTok Shop, atau marketplace mana pun tetap mewajibkan Anda punya NIB. Kewajiban ini melekat pada status Anda sebagai pelaku usaha, bukan pada punya-tidaknya toko fisik. Legalitas platform tempat Anda berjualan tidak menutupi kebutuhan legalitas Anda sendiri sebagai penjual.

Yang perlu diluruskan adalah anggapan bahwa ini ribet atau hanya untuk usaha besar. Untuk seller kecil, justru sebaliknya — bisa daftar sebagai perorangan dengan NIK dan NPWP, gratis di sistem, dan selesai dalam hitungan jam karena umumnya masuk risiko rendah.

Dan NIB bukan sekadar kewajiban yang membebani. Ia membuka akses ke status toko resmi, mempermudah sertifikasi produk, menaikkan kepercayaan pembeli, dan jadi pintu untuk kerja sama yang lebih besar. Urus sejak dini, supaya saat peluang datang, Anda sudah siap — bukan tergopoh-gopoh di menit terakhir.

Ingin Mengurus NIB untuk Toko Online Anda?

Menentukan KBLI yang tepat untuk jualan online Anda — apalagi kalau produknya termasuk yang butuh izin edar — bukan hal yang enak dikira-kira sendiri. Legalitas Jago Marketing siap membantu mengurus NIB seller marketplace Anda dengan benar sejak awal. Kami juga menangani pendirian badan usaha berbentuk PT, PT Perorangan, maupun CV untuk seller yang usahanya makin berkembang, pengurusan perizinan dan legal dokumen lain, legal support untuk brand termasuk pendaftaran merek, sampai kelengkapan legalitas bisnis online seperti pendaftaran PSE. Konsultasikan kebutuhan Anda lewat WhatsApp 081390888231 atau kunjungi https://legalitas.jagomarketing.id/.

Sumber

  1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Pelindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik
  5. Peraturan Badan Pusat Statistik Nomor 2 Tahun 2020 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia
  6. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
  7. Sistem Online Single Submission (OSS), Kementerian Investasi/BKPM — oss.go.id
  8. Badan Pengawas Obat dan Makanan — pom.go.id

Baca Juga: link Apa Itu PSE Kominfo dan Siapa yang Wajib Daftar? 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *